Kamis, 02 Juli 2026

Kepala SD Negeri Ngambon I Raih Gelar Doktor UNESA dengan Predikat Cumlaude dan IPK 4,00

Ujian Promosi Doktor Terbuka Ibu Dr. Tuwuh Handayani
Ujian Promosi Doktor Terbuka Ibu Dr. Tuwuh Handayani

Ngambon, Bojonegoro – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar SD Negeri Ngambon I. Kepala SD Negeri Ngambon I, Dr. Tuwuh Handayani, M.Pd., resmi meraih gelar Doktor (S-3) Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor Terbuka pada Senin, 29 Juni 2026, pukul 11.00–13.00 WIB.

Dalam ujian tersebut, Dr. Tuwuh Handayani yang tercatat sebagai mahasiswa Program Studi S-3 Manajemen Pendidikan dengan NIM 23010976014 berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 dan memperoleh predikat Cumlaude, sebuah capaian akademik tertinggi yang mencerminkan dedikasi, ketekunan, dan kualitas keilmuan yang luar biasa.

Senin, 08 Desember 2025

ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER (ASAS) SD NEGERI NGAMBON I PADA SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2025/ 2026

Penilaian/ asesmen sumatif sendiri adalah aktivitas penilaian yang menghasilkan nilai atau angka yang kemudian digunakan keputusan sebagai keputusan pada kinerja siswa. Kegiatan ini dilakukan jika satuan pengalaman belajar atau seluruh materi pelajaran telah selesai. Penilaian sumatif dighunakan untuk klasifikasi penghargaan pada akhir pembelajaran. Penilaian sumatif dirancang untuk merekam pencapaian keseluruhan siswa secara sistematis. 

Menjelang pelaksanaan asesmen sumatif akhir semester 1, masing-masing berusaha secara maksimal untuk memahami dan menguasai materi yang telah dipelajari selama satu semester. Mereka belajar dengan penuh semangat, setiap jam tersa sangat berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi asesmen ini.

Asesmen Sumatif Akhir Semester 1 (ASAS 1) SD Negeri Ngambon I Kec. Ngambon, dilaksanakan/ terjadwal mulai tanggal 8 Desember sampai dengan 12 Desember 2025, sebagaimana jadwal berikut:

Kamis, 06 November 2025

GEMASBONSA (Gebyar Meriah Tengah Semester SD Negeri Ngambon I)

Kegiatan tengah semester (KTS) di SD adalah kegiatan yang diadakan di pertengahan semester untuk memberi siswa pengalaman baru dan menghilangkan kejenuhan. KTS bisa berupa Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) untuk mengevaluasi hasil belajar, atau kegiatan jeda tengah semester yang bersifat rekreatif seperti wisata, lomba-lomba (akademik dan non-akademik), bakti sosial, hingga kegiatan kreatif seperti melukis atau memasak. Tujuan utamanya adalah menyegarkan kembali semangat siswa serta meningkatkan kreativitas dan kekompakan mereka. 


Jenis-jenis kegiatan tengah semester

1. Penilaian (Asesmen)

Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS): Bentuk evaluasi untuk mengukur pencapaian siswa selama setengah semester pertama. 

2. Kegiatan Jeda/Rekreatif/Proyek

Wisata dan Rekreasi: Mengajak siswa belajar di luar kelas dan merasakan pengalaman langsung di tempat wisata atau lingkungan baru. 

3. Lomba-lomba: Meliputi lomba akademik (cerdas cermat, matematika) dan non-akademik (olahraga, seni, dll.). 

4. Kegiatan Kreatif: Misalnya, melukis, membuat makanan dan minuman, atau kegiatan kesenian lainnya. 

5. Bakti Sosial: Kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah atau membantu masyarakat sekitar. 

Proyek Berbasis Kurikulum Merdeka: Kegiatan ini seringkali terkait langsung dengan implementasi kurikulum, seperti mengenalkan materi (misalnya pupuk) secara langsung kepada siswa melalui praktik. 

Minggu, 14 September 2025

AKSI BORONG PIALA KEJUARAAN OLEH SD NEGERI NGAMBON I

17 Agustus 2025 adalah momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia karena menjadi peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 sejak proklamasi kemerdekaan tahun 1945. Setiap tahun, tanggal ini menjadi pengingat perjuangan para pahlawan serta kesempatan untuk merefleksikan perjalanan bangsa. Pada momen ini, masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke menyatukan langkah dalam merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat kebangsaan. 

Kegiatan perayaan di berbagai daerah dirayakan dengan cara masing-masing dengan berbagai kegiatan yang beragam. Hampir di setiap daerah dalam merayakan kemerdekaan ini diisi dengan berbagai lomba, termasuk di wilayah kecamatan Ngambon Kab. Bojonegoro jawa Timur.

GLADI BERSIH ANBK SD NEGERI NGAMBON I TGL 8 s.d 9 SEPTEMBER 2025

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan agenda evaluasi pendidikan yang rutin dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Berikut jadwal ANBK 2025 untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Melansir laman ANBK Kemendikbud, Asesmen Nasional bertujuan menilai mutu pendidikan lewat tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. AKM bertujuan untuk mengukur literasi membaca dan numerasi, survei karakter untuk menilai sikap dan kebiasaan murid, sedangkan survei lingkungan belajar yang menilai kualitas proses pembelajaran di sekolah.

Pelaksanaannya pun mencakup jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, dengan jadwal yang telah ditentukan.

Kamis, 24 Juli 2025

KEGIATAN PERTEMUAN PAGI CERIA SD NEGERI NGAMBON I DALAM RANGKA HARI ANAK NASIONAL

Hari Anak Nasional 2025

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak seluruh satuan pendidikan pada jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK untuk menyelenggarakan kegiatan Pagi Ceria secara serentak.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 07.00 WIB, 08.00 WITA, 09.00 WIT di satuan pendidikan masing-masing.

Rangkaian Acara Pertemuan Pagi Ceria

Kemendikdasmen telah menyusun rangkaian kegiatan sebagai berikut, berdasarkan surat edaran dari Kemendikdasmen.

Senin, 21 Juli 2025

SIMULASI ANBK SD NEGERI NGAMBON I TANGGAL 21 JULI 2025

Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya di satuan pendidikan: antara kelompok sosial ekonomi, di satuan wilayah antara sekolah negeri dan swasta, antar daerah, ataupun antar kelompok berdasarkan atribut tertentu). Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seha rusnya menjadi tujuan utama sekolah, yakni pengembangan kompe tensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Selasa, 15 Juli 2025

MPLS SD Negeri Ngambon I

Kepala Desa Ngambon sebagai Pembina Upacara
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah. MPLS merupakan masa dimana anak-anak diperkenalkan pada lingkungan sekolah yang meliputi kepala sekolah, guru, penjaga, operator, sarana dan prasarana sekolah. kegiatan ini dilaksanakan setiap awal tahun. Sarasan kegiatan tidak hanya kelas 1 yang baru, tetapi juga kelas 2 sampai dengan kelas 6 yang baru, karena mereka juga memasuki lingkungan yang baru berupa kelas baru.

MPLS di SD Negeri Ngambon I Kec. Ngambon, Kab Bojonegoro tahun ini dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli sampai dengan 18 Juli 2025, dengan sasaran peserta kelas 1 sampai dengan kelas 6 tahun pelajaran 2025/2026.

Kegiatan MPLS hari pertama dihadiri oleh Kepala Desa Ngambon, Ketua Komite, Orang Tua/ Wali Murid Kelas 1, Kepala Sekolah, Guru dan Penjaga SD Negeri Ngambon I. 



WORKSHOP IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DAN PEMBELAJARAN CODING DASAR SD NEGERI NGAMBON I

Deep learning dalam pembelajaran di sekolah merujuk pada pendekatan pembelajaran yang mendorong siswa untuk memahami konsep secara mendalam, bukan hanya menghafal informasi. Pendekatan ini menekankan pada pemahaman yang bermakna, keterlibatan aktif siswa, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis serta pemecahan masalah. 

Mengingat pentingnya pemahaman tentang deeplearning dalam pembelajaran dan pembelajaran coding dasar maka SD Negeri Ngambon I berinisiatif melaksanakan kegiatan worshop tentang hal tersebut di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 8 Juli 2025 dan tanggal 9 Juli 2025, bertempat di ruang kelas 6 SD Negeri Ngambon I. 

Nara sumber dari kegiatan di atas ada dua, yaitu Tuwuh Handayani, M.Pd. untuk deeplearning dalam pembelajaran dan Pariyono, S.Pd. untuk pembelajaran coding dasar. Peserta diikuti oleh seluruh guru, penjaga, dan tenaga administrasi SD Negeri Ngambon I.

Konsep Deep Learning dalam Pendidikan:

Pemahaman Mendalam:

Deep learning mendorong siswa untuk memahami konsep-konsep dasar secara menyeluruh, bukan hanya menghafal rumus atau fakta. 

Keterlibatan Aktif:

Siswa didorong untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran, melalui diskusi, proyek kolaboratif, dan eksplorasi. 

Selasa, 08 Juli 2025

KOORDINASI OPS DAN GURU KELAS VI KECAMATAN NGAMBON TENTANG CETAK E-IJAZAH DAN PERMASALAHANNYA

E-ijazah atau ijazah elektronik adalah dokumen digital yang membuktikan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan, serupa dengan ijazah fisik. E-ijazah ini diterbitkan secararesmi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) sebagai bagian dari transformasi digital dalam dunia pendidikan, menggantikan ijazah fisik yang dicetak.

Proses e-ijazah di SD Negeri Ngambon I, sudah pada proses unduh ijazah dalam bentuk file pdf, tinggal proses cetak, tetapi karena ada lampiran transkrip nilai maka perlu penyesuaian antara ijazah dengan transkrip. proses ini OPS dan guru kelas VI menemukan beberapa hal yang perlu dikomunikasikan. Tentang kop, letak foto, font, tanggal, nomor transkrip, dan sebaginya.